Senin, 31 Desember 2012

Arsitektur Komputer


Arsitektur Komputer

Komputer dengan tujuan umum memiliki tipe komponen yang sama, yaitu :
·         Prosesor (CPU), alat yang bekerja untuk mengendalikan semua unit system komputer dan mengubah input menjadi output.
·         Penyimpanan sekunder, menyediakan tempat untuk menyimpan program dan data saat sedang tidak digunakan.
·         Memori
·         Perangkat Input
·         Perangkat Output
Mesin pemroses lebih dikenal dengan CPU, mikroprosesor atau prosesor. Prosesor adalah komponen yang berupa chip. Chip adalah sekeping silicon berukuran bebrapa millimeter persegi yang mengandung puluhan ribu transistor dan komponen elektronik yang lain.

Peralatan Input
Keybord 
Unit input yang paling popular, dimana pengguna memasukan data dengan menekan tombol-tombol yang tepat seperti layaknya mesin tik manual yang lebih lengkap.

Alat Penunjuk
·         Mouse, sebuah alat yang digunakan untuk memasukkan data ke dalam komputer selain papan ketik bekerja dengan menangkap gerakan menggunakan bola yang menyentuh permukaan keras dan rata. Mouse yang lebih modern sudah tidak menggunakan bola lagi, tetapi menggunakan sinar optikal untuk mendeteksi gerakan. Selain itu, ada pula yang sudah menggunakan teknologi nirkabel, baik yang berbasis radio, sinar inframerah, maupun bluetooth.
·         Trackball, perangkat yang sejenis dengan mouse atau stylus. Alat ini mirip mouse yang dibalik dan digunakan dengan menggelindingkan bolanya.
·         Touch screen, digunakan untuk memasukkan data, instruksi hanya dengan menyentuh satu lokasi dilayar dengan menggunakan jari atau objek tidak transparan lainnya.
·         Light pen, digunakan untuk menunjuk pada layar.
·         Unit remote control

Alat Input Otomatis Data Sumber
·         Alat Pembaca Optis, alat input yang membaca data dengan menyinari suatu sinar terang di atas data dan kemudian menangkap citra yang terpantul pada matriks sel-sel photoelectric. Contoh : Scanner, OCR (Optical Character Recognition), OMR (Optical Mark Reader) .
·         Alat Pembaca Magnetis, alat pembaca yang menggunakan tinta khusus yang berisi zat yang dapat diberi muatan magnet. Contoh : MICR (Magnetic Ink Character Recognition).
ALat Input Pengenal Suara
Unit pengenal suara (speech recognition unit)

·         Mikropon
·         Automatic Speech Recognation (ASR)
·         Touchtone

Alat Input Video
Video Camera recorder atau Camrecorder

Alat Input Penerima Gerak
·         Headset
·         Glove
·         Walker

Pemrosesan Pusat dan Penyimpanan Sekunder

Penyimpanan Primer
Biasanya disebut main memory, ukuran kapasitas penyimpanan primer, yaitu :

Penyimpanan Sekunder
o   Pita Magnetik : Reel Tape dan Tape Cartridge
o   Hard Disk : Removable dan Non removable
o   Floppy Disk
o   Piringan Optik : CD, DVD
o   USB Flash Disk
o   Smart Card
o   Kartu memori

Bentuk Penyimpanan Sekunder :

 RAM (Random Access Memory), jenis penyimpanan primer yang mudah hilang (volatile) karena data akan hilang jika listrik padam.
 ROM (Read Only Memory), jenis penyimpanan sekunder yang bersifat non-volatile karena data disimpan secara permanent dan jika listrik padam data tidak akan hilang
 Cache Memory, merupakan RAM khusus yang bekerja sangat cepat dan digunakan untuk membantu RAM biasa dalam proses data.

Peralatan Output

Dibagi menjadi dua, yaitu :
1. Softcopy, terdiri dari dua jenis :
§  Monitor : CRT dan Layar Datar (LCD, EL, Plasma)
§  Audio
2. Hardcopy, terdiri dari :
§  Printer : Impact, Thermal, Inkjet, Laser, Multifungsi
§  Plotter : Pena, Electrostatis, Thermal, Pemotong, Format Lebar
§  Computer Output Microfilm (COM)

Software (Perangkat Lunak)
Software dibagi menjadi dua, yaitu :
Perangkat Lunak Sistem
Perangkat lunak yang melaksanakan tuga-tugas dasar tertentu yang diperlukan semua pemakaicomputer.
Ada tiga jenis dasar perangkat lunak sistem :
* Sistem Operasi, berfungsi sebagai interface antara pemakai, perangkat lunak yang memproses data perusahaan dan perangkat keras. Contoh : Windows XP, DOS, UNIX
Ada 6 fungsi dasar sistem operasi :
1.     Menjadwalkan Tugas
2.    Mengelola sumber daya perangkat keras dan perangkat lunak
3.    Menjaga keamanan system
4.    Memungkinkan pembagian sumber daya untuk beberapa pemakai
5.    Menangani Interrupt
6.    Menyiapkan catatan pemakaian
* Program Utility, suatu routine yang memungkinkan pemakai untuk melaksanakan operasi pemrosesan data dasar tertentu yang tidak unik pada satu aplikasi pemakai tertentu.
* Penerjemah Bahasa Komputer
o   Bahasa Generasi Pertama, Bahasa Mesin (machine language)
o   Bahasa Generasi Kedua, Assembler
o   Bahasa Generasi Ketiga, Compiler dan Interpreter
o   Bahasa Generasi Keempat, Bahasa Alamiah 4GL, memungkinkan programmer atau pemakai menginstruksikan computer apa dan bagaimana operasi tersebut dilakukan.
Di Bawah ini yang termasuk kedalam generasi bahasa keempat :
1. Database Query Language
2. Modelling Language, khusus dirancang untuk pembuatan model matematika.
3. Very High Level Language : PASCAL, APL
4. Graph Generators : paket grafik
5. Report Writer : COBOL, RPG
6. Aplication Generators : program aplikasi pembayaran gaji

Perangkat Lunak Aplikasi
1.     Pemrograman Sendiri
Perusahaan menempatkan spesial informasi untuk melakukan tugas merancang sistem berbasis computer yang memenuhi kebutuhan unit perusahaan.
2.    Paket Jadi
Ada
 empat kelompok besar :
§  Paket Aplikasi Bisnis Umum.
§  Paket Aplikasi Khusus Industri
§  Paket Aplikasi Peningkatan Produktivitas Organisasi
§  Paket Peningkatan Produktivitas Perorangan
Peranan Peralatan Input dan Output Serta Software Dalam Pemecahan Masalah

Keseluruhan komponen perangkat input, output dan software dapat berperan langsung maupun tidak langsung dalam pemecahan masalah. Semuanya saling behubungan dan mendukung kegiatan satu dengan yang lainnya. Perangkat input dan output berperan dalam proses penyelesaian masalah dalam hal perangkat keras, sedangkan perangkat lunak, baik sistem maupun aplikasi membantu para manajer untuk meningkatkan produktivitas organisasi dan perorangan, dengan menyederhanakan penciptaan dan transmisi data.

Sumber:


MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN


MODEL SISTEM UMUM PERUSAHAAN
Model sistem umum pada perusahaan adalah dimana penyerdahanaan objek, yang terdiri dari berbagai jenis model yang digunakan oleh perusahaan beserta kegunaan model itu sendiri yang mempengaruhi juga di perusahaan agar mempermudah pengertian, komunikasi, dan memperkirakan masa depan. Yang biasa digunakan oleh perusahaan adalah model sistem informasi fisik dan konseptual. Dan pada pendekatan sistem adalah sebagai perwjudan manajer dalam pengambilan keputusan dan memecahkan masalah pada perusahan tersebut.

PENGERTIAN MODEL
adalah rencana, representasi, atau deskripsi yang menjelaskan suatu objek, sistem, atau konsep, yang seringkali berupa penyederhanaan atau idealisasi. Bentuknya dapat berupa model fisik (maket, bentuk prototipe), model citra (gambar rancangan, citra komputer), atau rumusan matematis.

    Konsep dasar model sistem umum perusahaan

Konsep dasar model mengunakas sistem konseptual yaitu sistem terbuka dengan menjalankan operasinya sendiri. Pengendalianya dicapai dengan menggunakan lingkaran umpan balik yang menyediakan jalur sinyal dari sistem ke mekanisme lalu ke sistem lagi.
Contoh dari mekanisme pengendalian adalah manajemen perusahaan,yang menggunakan dimensi Informasi:
·         Relevansi,
Informasi harus berkaitan langsung dengan masalah yang di hadapi.
·         Akurasi,
Semakin tinggi persentasi ketelitian disitu juga nilai yang akan di dapat semakin baik.
·         Kelengkapan,
Informasi yang menyajikan gambaran secara lengkap dari suatu masalah yang sangat dibutuhkan.

Penggunaan model sistem umum
Pasar swalayan
Arus Material: barang-barang yang akan dijual.
Arus Personil : Manajer took,pegawai gudang,kasir.
Arus Uang: Pemasukan yang disediakan oleh pembeli dan Pengeluaran kepada pemasok,pegawai dan pemilik.
Sumber daya mesin : Lemari pendingin,kotak peraga,rak-rak,dan computer.
Proses transformasi: Pembungkusan Barang,mengatur barang di rak.
Elemen manajemen system konseptual: Manajer Toko dan asisten.
Pengolah informasi: Komputer dan pembaca beserta kasir.

1.  Pemahaman Dasar Pemecahan Masalah Dan Pembuatan Keputusan. 
Masalah masalah yang kompleks sering terjadi di perusahaan perusaahan. Di sini di tuntut peran manajer untuk memecahkan masalah tersebut sebagai pembuat keputusan.dalam memecahkan suatu masalah manajer mengidentifikasi,mengembangkan,menyeleksi,menerapkan dan meninjak lanjuti untuk memastikan bahwa kapan solusi itu berjalan sebagai mana mestinya.
Manajer juga perlu melakukan pendekatan ke sebuah Sistem untuk mendapatkan solusi pemecahan masalah yang tidak merugikan perusahaan.


2.  Tahapan Pemecahan Masalah Dengan Menggunakan Pendekatan Sistem.
Proses pemecahan masalah secara sistematis bermula dari John Dewey, seorang profesor filosofi di Columbia University pada awal abad ini. Dalam bukunya tahun 1910, ia mengidentifikasi tiga seri penilaian yang terlibat dalam memecahkan masalah suatu


kontroversi secara memadai yaitu:
o   Mengenali kontroversi
o   Menimbang klaim alternative
o   Membentuk penilaian
Kerangka kerja yang dianjurkan untuk penggunaan komputer dikenal sebagai
pendekatan sistem . Serangkaian langkah-langkah pemecahan masalah yang
memastikan bahwa masalah itu pertama-tama dipahami, solusi alternatif
dipertimbangkan, dan solusi yang dipilih bekerja

Tahap-Tahap Pemecahan Masalah:

Dalam memecahkan masalah kita berpegangan pada tiga jenis usaha yang harus
dilakukan oleh manajer yaitu usaha persiapan, usaha definisi, dan usaha solusi /
pemecahan:
- Usaha persiapan, mempersiapkan manajer untuk memecahkan masalah dengan
menyediakan orientasi sistem.
- Usaha definisi, mencakup mengidentifikasikan masalah untuk dipecahkan dan
kemudian memahaminya.
- Usaha solusi, mencakup mengidentifikasikan berbagai solusi alternatif,
mengevaluasinya, memilih salah satu yang tampaknya terbaik, menerapkan solusi itu dan membuat tindak lanjutnya untuk menyakinkan bahwa masalah itu terpecahkan.

Faktor manusia yang mempengaruhi pemecahan masalahAda 3 Kategori manajer dalam merasakan masalah :
 1. Penghindar masalah (Problem Avoider), manajer mengambil sikap positif dan menganggap semua baik-baik saja.ia berusaha menghalangi kemungkinan masalah dengan mengabaikan informasi.

2.    Mengumpulkan Informasi/Pencari masalah (Problem Seeker) :
a. Gaya teratur, mengikuti gaya management by exception dan menyaring segala sesuatu yang tidak berhubungan dengan area minatnya.


b. Gaya menerima, manajer jenis ini ingin melihat semuanya, kemudian menentukan apakah informasi tersebut bernilai baginya/orang lain dalam organisasi.

3.Menggunakan informasi untuk memecahkan masalah/Pemecah masalah
( Problem solver) :
a. Gaya sistematik, manajer memberi perhatian khusus untuk mengikuti suatu metode yang telah ditetapkan.

Conto pendekatan system:Gaya intuitif, manajer tidak menyukai suatu metode tertentu tetapi menyesuaikan pendekatan dengan situasi.

Sumber:



PENGGUNAAN KOMPUTER DI PASAR INTERNASIONAL


Penggunaan Komputer di pasar Internasional
1.     Model Perusahan Multi nasional
·         Perusahaan Multinasional
Perusahaan multinasional (multinational corporation) atau MNC adalah perusahaan yang beroperasi melintasi berbagai produk, pasar dan budaya. MNC terdiri dari perusahaan induk dan anak-anak perusahaan. Anak-anak perusahaan tersebut secara geografis dan masing-masing mungkin memiliki tujuan, kebijaksanaan dan prosedur tersendiri. Istilah warisan administratif (administrative heritage)digunakan untuk menggambarkan kondisi internal seperti asset perusahaan, distribusi kekuasaan dalam struktur organisasi, budaya perusahaan, dan gaya manajemen. Bagi MNC, lingkungan/eksternal bersifat global. MNC merupakan sistem terbuka yang berusaha meminimumkan ketidakpastian yang ditimbulkan lingkungan. Ketidakpastian, adalah “perbedaan antara jumlah informasi yang diperlukan untuk melaksanakan suatu tugas dan jumlah informasi yang telah dimiliki oleh organisasi”. MNC membuat sistem pengolah informasi yang paling sesuai dengan kebutuhan mereka dari segi pengaruh lingkungan dan warisan administratif.
o   Jenis-jenis Struktur Organisasi MNC
Menurut William Egelhoff dari Fordham University, MNC dapat mengorganisasikan menurut wilayah geografis (geographic regions), divisi produk sedunia (worldwide product divisions), divisi internasional (international divisions), atau divisi fungsional sedunia (worldwide functional division).
2.  Strategi Bisnis Global
o   Strategi multinasional bersifat desentralisasi.
o   Strategi global mengumpulkan pengendalian di perusahaan induk (sentralisasi).
o    Strategi internasional merupakan perpaduan sentralisasi pengendalian dari strategi global dan desentralisasi dari strategi multinasional.
o    Strategi transnasional, baik induk dan anak perusahaan bekerja sama memformulasikan strategi dan kebijaksanaan operasi, dan mengkoordinasikan logistik agar produk mencapai pasar yang tepat. Pada strategi ini, tanggung jawab yang besar pada pengelola database induk memastikan keseragaman rancangan database di seluruh dunia.
3.  Strategi GIS
Jika suatu MNC mengikuti strategi multinasional (desentralisasi), diperlukan sejumlah tim pengembangan, yang bekerja di sejumlah anak perusahaan. Jika strategi global (sentralisasi) yang diikuti, tim pengembangan GIS mengerjakan sebagian besar tugasnya di perusahaan induk. Jika strategi internasional (kombinasi sentralisasi dan desentralisasi) yang diikuti, satu atau sejumlah tim pengembangan dapat bepergian dari perusahaan induk ke anak-anak perusahaan. Dalam hal strategi transnasional (integrasi), tim pengembangan menyertakan wakil-wakil dari perusahaan induk dan anak perusahaan.
II.      Implikasi Etis dari Teknologi Informasi
1.  Pengertian Moral, Etika dan Hukum
Moral adalah tradisi kepercayaan mengenai perilaku benar atau salah. Moral dipelajari setiap orang sejak kecil. Anak – anak sudah doperkenalkan perilaku moral untuk membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang boleh dan mana yang tidak, atau mana tindakan terpuji dan tercela.
Etika adalah suatu set kepercayaan, standar, atau pemikiran yang mengisi suatu individu, kelompok masyarakat. Semua individu bertanggung jawab pada masyarakat atas perilaku mereka. Masyarakat dapat berupa suatu kota, negara atau profesi.
Hukum adalah peraturan perilaku formal ynag dipaksakan oleh otoritas berdaulat, seperti pemerintah, pada rakyat atau warga negaranya. Hingga kini sangat sedikit hukum yang mengatur penggunaan komputer, hal ini karena komputer merupakan penemuan baru dan sistem hukum masih kesulitan mengikutinya.


2.  Perlunya budaya Etika
Pendapat yang luas terdapat dalam organisasi sektor publik adalah bahwa
suatu instansi mencerminkan kepribadian pemimpinnya. Misalnya, pengaruh pimpinan instansi pada tindakan atau perbuatan korupsi selama masa berkuasanya pemerintahan orde baru telah membentuk kepribadian pejabat-pejabat publik perpengaruh sedemikian rupa pada organisasi mereka sehingga masyarakat cenderung memandang institusi pemerintah tersebut sebagai organisasi yang korup.
Hubungan antara pimpinan dengan instansi merupakan dasar budaya etika. Jika instansi harus etis, maka manajemen puncak harus etis dalam semua tindakan dan kata-katanya. Manajemen puncak memimpin dengan meberi contoh Perilaku budaya etika. 
Program etika adalah suatu sistem yang terdiri dari berbagai aktivitas yang dirancang untuk mengarahkan pegawai dalam melaksanakan pernyataan komitmen. Suatu aktivitas yang umum adalah pertemuan orientasi yang dilaksanakan bagi pegawai baru. Selama pertemuan ini, subyek etika mendapat cukup perhatian.


3.  Hak sosial dan Komputer Strategi GIS
Masyarakat memiliki hak-hak tertentu berkaitan dengan penggunaan komputer.
Komputer merupakan peralatan yang begitu penuh daya sehingga tidak dapat dipisahkan dari masyarakat. Deborah Johnson, professor pada Rensselaer Polytechnic Institute, yakin bahwa masyarakat memiliki hak atas akses komputer, keahlian komputer, spesialis komputer dan
pengambilan keputusan komputer.

·         Hak atas Akses Komputer
Setiap orang tidak perlu memiliki sebuah komputer, seperti juga tidak setiap orang memiliki mobil. Namun, pemilikan atas akses komputer merupakan kunci mencapai hak-hak tertentu lain. Misalnya akses ke komputer berarti kunci mendapatkan pendidikan yang baik.

·         Hak Atas Keahlian Komputer
Saat komputer mula-mula muncul, ada ketakutan yang luas dari para pekerja bahwa komputer akan mengakibatkan pemutusan hubungan kerja masal. Hal itu tidak terjadi. Kenyataannya, komputer telah menciptakan pekerjaan lebih banyak daripada yang dihilangkannya. Tidak semua pekerjaan menggunakan komputer atau memerlukan pengetahuan komputer, tetapi banyak yang demikian. Dalam mempersiapakan pelajar untuk bekerja di masyarakat modern, pendidik sering menganggap pengetahuan tentang komputer sebagai suatu kebutuhan.

·         Hak Atas Spesialis Komputer
Adalah mustahil seseorang memperoleh semua pengetahuan dan keahlian komputer yang diperlukan. Karena itu kita harus memiliki akses ke para spesialis tersebut, seperti kita memiliki akses ke dokter, pengacara, dan tukang ledeng.

·         Hak atas pengembalian keputusan komputer
Walau masyarakat tidak banyak berpartisipasi dalam pengambilan keputusan mengenai bagaimana komputer diterapkan, masyarakat memiliki hak tersebut. Hal ini layak jika komputer dapat berdampak buruk bagi masyarakat. Hak-hak ini dicerminkan dalam UU komputer yang telah mengatur penggunaan komputer.

Sumber:


Perusahaan dalam Lingkungannya

Perusahaan dalam Lingkungannya
Perusahaan adalah sistem lingkaran Tertutup dalam artian kata dikendalikan oleh manajemen menggunakan informasi umpan balik untuk meyakinkan bahwa tujuan tujuan suatu perusahaan itu tercapai.
Lingkungan adalah pola semua kondisi-kondisi atau faktor-faktor eksternal yang mempengaruhi atau menuntun kea rah kesempatan atau ancaman-ancaman pada kehdupan dan pengembangan perusahaan.
1.      Pentingnya Analisis dan Diagnosis Lingkungan
Beberapa alasan pokok tentang pentingnya analisis dan diagnosis lingkungan adalah sebagai berikut:
·         Lingkungan berubah sangat cepat dan dinamis, sehingga para manager perlu menganalisis dan mengdiagnosis perubahan lingkungan tersebut.

·         Para manager perlu menyelidiki lingkungan untuk:
a.       Menentukan apakah faktor-faktor dalam lingkungan saat sekarang mengancam pada strategi perusahaan saat sekarang pula, dan pencapaian tujuan perusahaan.
b.      Menentukan apakah faktor-faktor dalam lingkungan saat sekarang memberikan kesempatan-kesempatan yang lebih besar untuk pencapaian tujuan dengan cara menyesuaikan strategi perusahaan.

·         Perusahaan yang secara sistematis melakukan analisis dan diagnosis lingkungan umumnya lebih efektif dibandingkan dengan yang tidak melakukannya.

Analisis dan diagnosis lingkungan memberikan waktu pada para penyusun strategi untuk mengantisipasikan kesempatan-kesempatan dan merencanakan tanggapan atau reaksi terhadap lingkungan tersebut. Analisis dan diagnosis lingkungan juga membantu para penyusun strategi untuk mengembangkan suatu sistem peringatan dini untuk mencegah ancaman-ancaman atau untuk mengembangkan strategi yang dapat mengarahkan ancaman menjadi keuntungan strategi.
2.      Faktor-faktor Lingkungan
Terdapat banyak faktor-faktor lingkungan yang mempengaruhi perusahaan.Beberapa penggolongan faktor lingkungan tersebut adalah:
a.       Ekonomi
b.      Politik, termasuk pemerintah dan aturan-aturanny.
c.       Pasar dan persaingan
d.      Pemasok dan teknologi
e.       Sosial
f.       Geografi
Hubungan antara Perusahaan dalam Lingkungannya
Setelah pembahasan tentang lingkungan dan tujuan dari perusahaan maka sekarang kita dapat mengetahui hubungan perusahaan dengan lingkungannya baik eksternal maupun internal. Kesuksesan suatu perusahaan tidak pernah lepas dari pengaruh lingkungan disekitarnya, hubungan baik akan sangat menguntungkan bagi perusahaan itu sendiri. Peran serta suatu lingkungan perusahaan baik eksternal maupun internal sangat besar manfaatnya bagi kelangsungan sidup suatu perusahaan.
Seorang manajemen puncak harus pintar untuk mengamati lingkungan dan menyesuiakan tujuan dan strategi mereka pada realitas lingkungan dan saling hubungan diantara kekuatan eksternal. Lingkungan eksternal yang perlu mereka amati meliputi:
1.      Pemerintah
2.      Organisasi karyawan
3.      Para pesaing
4.      Pemasok
5.      Pembeli
6.      Para pemilik dan pemegang saham
7.      Para kreditur
Sehingga karena adanya berbagai pengaruh realitas dan saling hubungan lingkungan eksternal, manajemen puncak menghadapi masalah bagaimana menyusun tujuan yang mencerminkan keseimbangan pengaruh kekuatan diantara perusahaan dengan lingkungannya. Dalam hal ini secara ekstern hubungan antara perusahaan dan lingkungannya dapat digolongkan menjadi dua dimensi, yaitu:
1.      Lingkungan yang mempunyai pengendalian total terhadap organisasi
2.      Organisasi yang mempunyai pengendalian total terhadap lingkungan

Keunggulan Kompetitif
Ada 3 pokok penting mengenai 3 contoh keunggulan kompetitif:
a         Tidak satupun perusahaan di atas yang puas hanya mengandalkan sumberdaya fisik untuk menjadi pesaing yang tangguh.
b        Tidak ada aplikasi komputer inovatif yang memberikan keunggulan kompetitif bagi perusahaan secara terus menerus.
c         Ketiga perusahaan tersebut memusatkan sumberdaya informasi mereka pada para pelanggannya.

DIMENSI KEUNGGULAN KOMPETITIF
Keunggulan kompetitif dapat diwujudkan dalam bentuk :
·         Keunggulan strategis.
·         Keunggulan taktikal.
·         Keunggulan operasional.
Rencana strategis perusahaan
Rencana strategis perusahaan adalah suatu rencana jangka panjang yang bersifat menyeluruh, memberikan rumusan ke mana perusahaan akan diarahkan, dan bagaimana sumberdaya dialokasikan untuk mencapai tujuan selama jangka waktu tertentu dalam berbagai kemungkinan keadaan lingkungan.
TAHAP PERKEMBANGAN KONSEP:
1.      Anggaran dan pengawasan keuangan.
2.      Perencanaan jangka panjang.
3.       Perencanaan strategi bisnis.
4.      Perencanaan strategis perusahaan.
5.      Manajemen strategis.
MANFAAT DAN PERANAN RENCANA STRATEGIS
1.      Menentukan batasan usaha/bisnis. Memilih fokus bidang usaha yang akan dikembangkan yang didasarkan pada semua lapisan manajemen.
2.       Memberikan arah perusahaan. Menentuan batasan usaha dan arah perusahaan merupakan dua sisi dari satu mata uang yang sama yang mendasari atau dihasilkan. Kedua hal itu merupakan dasar penyusunan prioritas tindakan dan kebijakan perusahaan dalam menghadapi perubahan lingkungan.
3.      Mengarahkan dan membentuk kultur perusahaan. Rencana strategis menunjang pengarahan dan pembentukan budaya perusahaan lewat proses interaksi, tawar-menawar, atau komunikasi timbal-balik.
4.      Menjaga kebijakan yang taat asas dan sesuai.
5.      Menjaga fleksibilitas dan stabilitas operasi.
6.       Memudahkan penyusunan rencana kegiatan dan anggaran tahunan.
Konsep Manajemen Sumberdaya Informasi
Sumberdaya informasi jauh melampaui informasi itu sendiri. Hal tersebut karena adanya bentuk dasar untuk mengelola semua sumberdaya informasi. Manajemen sumberdaya informasi (information resources management – IRM) adalah aktivitas yang dijalankan oleh manajer pada semua tingkatan dalam perusahaan dengan tujuan mengidentifikasi, memperoleh, dan mengelola sumberdaya informasi yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pemakai.
Meskipun seorang pemakai individu dapat mempraktekan IRM, pendekatan paling efektif bagi perusahaan adalah mengembangkan rencana formal yang harus diikuti setiap orang. Agar perusahaan sepenuhnya dapat mencapai IRM, perlu adanya serangkaian kondisi tertentu. Kondisi-kondisi tersebut meliputi :
•         Menyadari bahwa keunggulan kompetitif akan tercapai melalui SD informasi yang unggul.
•         Menyadari bahwa jasa informasi bidang fungsional utama.
•         Menyadari bahwa CIO adalah eksekutif puncak.
•         Memperhatikan SD informasi dalam membuat perencanaan strategis.
•         Rencana strategis formal untuk sumberdaya informasi.
•         Adanya strategi untuk mendorong dan mengelola end-user computing.

Kondisi-kondisi IRM yang diperlukan tersebut tidak terpisah, tetapi bekerja sama secara terkoordinasi. Adapun komponen dasar dalam penerapan IRM, yakni :
a.             Lingkungan perusahaan.
b.            Eksekutif perusahaan.
c.             Bidang/area fungsional.
d.            Sumberdaya informasi.
e.             Pemakai.

Hubungan komponen tersebut secara terintegrasi dapat digambarkan sebagai berikut:
Model Manajemen Sumberdaya Informasi - IRM
            Gambar diatas memperlihatkan bagaimana tingkatan system mempengaruhi manajemen sumberdaya informasi. Lingkungan membentuk supersistem perusahaan. Manajer perusahaan pada tingkat puncak merencanakan strategis yang mendorong perusahaan sebagai suatu system dalam mencapai tujuannya. Bidang-bidang fungsional menggambarkan subsistem perusahaan, dan rencana-rencana strategis mereka mendukung rencana strategis perusahaan. Semua rencana strategis fungsional menjelaskan bagaimana sumberdaya informasi disediakan bagi para pemakai pada semua tingkatan.










Senin, 15 Oktober 2012

Pengertian Sistem,Data,dan Informasi



Sistem adalah suatu atau beberapa elemen yang saling bekerja sama satu sama lain untuk mencapai suatu tujuan tertentu, satu elemen dan elemen yang lainnya saling berkaitan dan membutuhkan.

Data adalah sesuatu yang belum mempunyai arti bagi penerimanya dan masih memerlukan adanya suatu pengolahan.

Informasi adalah data yang diproses kedalam bentuk yang lebih berarti bagi penerima dan berguna dalam pengambilan keputusan, sekarang atau untuk masa yang akan datang.


Contoh penggunaan sistem informasi di perusahaan fedex
Fedex adalah perusahaan internasional yang memproduksi barang dan jasa.Berawal dari sebuah perusahaan industry transportasi ekspres. Fedexcorporation terdiri atas beberapa bagian misalnya : fedex ekspres, fedex fright, fedex ground dan lain sebagainya. Fedex sendiri telah melayani lebih dari 220 negara dan wilayah dengan operasi yang mencakup lebih dari 677 pesawat, dan 80.000 kendaraan. Memiliki lebih dari 290.000 anggota tim yang tersebar di seluruh dunia untuk menangani sekitar 8 juta pengiriman setiap hari.
Fedex termasuk perusahaan yang menggunakan sistem informasi untuk membantu perusahaan meningkatkan tingkat persaingan, dengan memanfaakan fasilitas teknologi informasi dengan maksimal,yang berupa internet, e-commerce, e-bisnis, e-tailing dan sebagainya serta pendokumentasian yang baik dengan menyediakan library digital untuk mempermudah share. Selain itu juga dengan adanya virtual information infrastruktur seperti COSMOS (customer, operation, service master on-line system),bisa mempermudah perusahaan melakukan pemantauan/tracking terhadap semua pergerakan paket. Data pergerakan paket, pickup, invoicing, dan delivery dipusatkan di sebuah database. Jadi setiap paket ditempatkan barcode kemudian dilakukan scanning/pembacaan barcode di setiap tahap pada siklus delivery.POWERSHIP PROGRAM,memberikan service tambahan kepada customer diantaranya storing, label printing, online package pick-up request, package tracking dan lain-lain. EDI-Electronic Data Interchange dan Internet,memungkinkan fedex untuk melakukan hubungan one-to-one dengan customernya.